Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Lalu, Kita ini apa?

Dentuman jam dinding, pelan nan lirih menyentuh hati tepat saat mata tlah trasa kantuk tapi raga tetap memaksa. Rasanya baru kemaren kita berteman, lalu memilih untuk bersama hingga akhirnya tak saling menyapa. Tak terasa sembilan tahun bergegas begitu cepat, saling berjalan menjauh dan enggan untuk memulai bersua. Kamu tlah sukses dengan rencana yang pernah kita susun bersama, dan kau tetap seperti dulu, sederhana. Namun, sepertinya rasa kita tlah berbeda tak lagi sama dan akupun siapa bagi kamu yang selalu sempurna? Tiga tahun setelahnya, kamu yang memulai menyapa, kita saling memaafkan dan sekarang kita sama-sama dengan perasaan tak lagi berdosa. Kamu tetap dengan kesederahanaanmu, baik, namun kali ini kau berdasi yang terlihat lebih menawan nan rapi. Meski jarang berkomunikasi, tapi kita selalu saling menyempatkan tanya kabar, kesibukan atau bahkan saling mendoakan. Mendoakan bisa bersanding di pelaminan misalnya, hehehe dan berawal dari teman, kuyakin sampai kapan pun juga akan b...